Polda Metro Jaya Beri Kelonggaran dalam Ganjil Genap di Masa PPKM DKI Jakarta
Ilustrasi, sumber foto: facebook/TMC Polda Metro Jaya
Galaxy Tangkas - Pemerintah kembali memperpanjang Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menyikapi hal tersebut, Polda Metro Jaya kembali memberlakukan ganjil genap plus Crowd Free Night.
Namun, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, menyebutkan bahwa pihaknya akan melonggarkan kebijakan ganjil genap mulai besok, Selasa (7/9/2021).
“Mulai besok, kami tidak lagi berjaga di mulut kawasan seperti yang saat ini kita laksanakan, kami hanya memasang anggota di bundaran Senayan, Semanggi, kemudian di bundaran Patung Kuda. Kemudian kalau Rasuna said, kami hanya akan pasang di simpang Mampang di bawah layang, kemudian di samping Imam Bonjol, samping KPU," kata Sambodo di Polda Metro, Senin (6/9/2021).
Alasan pelonggaran ganjil genap selama masa perpanjangan PPKM
Sambodo menjelaskan, meski petugas tidak lagi ditempatkan di mulut kawasan, Polda Metro tetap memasang rambu ganjil genap. Ia memastikan, pelanggar ganjil genap tetap akan ditindak tegas berupa tiket e-TLE dan tilang manual.
Adapun alasan pelonggaran ganjil genap, Sambodo mengklaim sosialisasi cukup masif dan masyarakat sudah memahami aturan ganjil genap.
"Kedua, tenaga yang tadinya kita pasang siang hari di ganjil genap, untuk malam libur, malam weekend menjaga empat kawasan yang akan kita laksanakan Crowd Free Night tersebut," ujarnya.
Polda Metro memberlakukan Crowd Free Night di akhir pekan
Selain tetap memperpanjang ganjil genap, Polda Metro juga memberlakukan Crowd Free Night pada akhir pekan. Aturan ini diberlakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat di massa perpanjangan PPKM Level 3.
Crowd Free Night dilaksanakan di empat titik yaitu Sudirman-Thamrin, Kemang, Asia Afrika dan jalan kawasan SCBD. Dalam pelaksanaannya, Polda Metro membagi dua tahapan waktu.
Pukul 22.00-24.00 WIB, Polda Metro masih membuka arus lalu lintas dengan pemeriksaan. Kemudian mulai pukul 24.00 hingga pukul 04.00 WIB diberlakukan penyekatan penuh, kecuali untuk kebutuhan darurat.
"Yang kita perbolehkan melintas hanyalah darurat, tamu hotel dan orang yang bertempat tinggal di kawasan itu untuk pelaksanaan Crowd Free Night di empat kawasan, jalan Sudirman-Thamrin, SCBD, Kemang dan Asia Afrika," kata Sambodo.
Pelaksanaan Crowd Free Night di 4 titik karena rawan pelanggaran protokol kesehatan
Sambodo juga menjelaskan alasan pelaksanaan Crowd Free Night di empat wilayah tersebut karena rawan pelanggaran protokol kesehatan, seperti di SCBD dan Kemang.
“Sedangkan jalan Asia Afrika rawan balap liar, sedangkan Sudirman-Thamrin memang kawasan yang menjadi ikon pelaksanaan PPKM Level 3 di Jakarta,” kata Sambodo.

Tidak ada komentar