Jules Kounde Merasa Kesal Gagal Pindah ke Chelsea
Jules Kounde kesal gagal pindah ke Chelsea. Sumber foto: bola.net
Galaxy Tangkas - Jules Kounde yang lagi bad mood gara-gara telah gagal pindah ke Chelsea musim panas ini. Dia bahkan telah menunjukkan kekesalannya itu kepada klubnya Sevilla.
Kounde yang memang menjadi incaran utama Chelsea di bursa transfer dan bahkan saat ini sudah mencapai sebuah kesepakatan personal dengan pemain asal Prancis. Setelah itu Chelsea telah mengadakan negosiasi dengan Sevilla terkait nominal transfer.
Awalnya soal proses berjalan lancar karena Sevilla yang mau menerima tawaran 47 juta paun dari Chelsea. Itu artinya Kounde yang tinggal selangkah lagi akan bergabung Chelsea.
Chelsea pun sambil mengurus penjualan dari Kurt Zouma ke West Ham United dan uangnya nanti akan dipakai untuk mendatangkan Kounde. Sayangnya ketika Zouma telah berhasil dijual, Chelsea justru merasa kesulitan untuk menuntaskan transfer dari Kounde.
Hingga hari terakhir bursa transfer tanggal 31 Agustus, Sevilla tidak kunjung menerima dan bahkan mundur dari negosiasi. Kabarnya Sevilla merasa tidak puas dengan tawaran Chelsea karena telah menginginkan klausul kontrak Kounde senilai 68 juta paun ditebus.
Chelsea pun saat itu enggan memenuhi permintaan Sevilla tersebut sehingga Kounde gagal berseragam biru-biru.
"Satu-satunya tawaran yang telah resmi adalah di hari Rabu lalu, sekitar pukul lima sore, tapi jumlahnya tidak bisa memuaskan kami dan kondisinya saat ini Chelsea sedang menjual pemain," ujar Direktur Olahraga Sevilla Monchi.
"Tawarannya cukup besar jika kita melihat kondisi keuangan klub saat ini, tapi memang belum memenuhi soal keinginan kami saja," sambungnya.
Penolakan Sevilla itu ternyata telah membuat Jules Kounde merasa kesal. Padahal Kounde juga sudah absen di laga pekan ketiga LaLiga lalu demi mengurus kepindahannya ke Chelsea, tapi tidak jadi.
Sampai saat ini rasa kesal itu masih terbawa dan telah disebut-sebut menjadi faktor mengapa Kounde telah mendapatkan kartu merah, saat membela timnas Prancis menghadapi Bosnia Herzegovina.
Kounde telah menjadi starter di laga itu tapi berposisi bek kiri, yang bukan posisi naturalnya. Ibaratnya sudah kesal gara-gara gagal ke Chelsea, eh malah dimainkan bukan pada tempatnya.
Apakah benar begitu Kounde?

Tidak ada komentar