Netflix Tuai Protes Karena Anime

 

Sumber : Istimewa

GALAXY TANGKASSerial anime Record of Ragnarok akhir-akhir ini menjadi sorotan padahal anime tersebut belum resmi tayang. Sebagian cerita dan penggambaran salah satu karakternya dalam kisah anime tersebut dianggap menyinggung umat agama Hindu.

Record of Ragnarok disebut meremehkan dewa Siwa, salah satu dewa dalam agama Hindu. Protes dilayangkan oleh tokoh agama Hindu, Rajan Zed yang menganggap sosok sang dewa ditempatkan secara keliru dalam anime ini.

Menurut laporan yang diterima, dalam serial anime yang disutradarai oleh Masao Okubo; Dewa Siwa yang disuarakan oleh Tatsuhisa Suzuki akan ditampilkan berpartisipasi dalam pertandingan pertarungan satu lawan satu dengan manusia.

Penggambaran sosok Siwa yang digambarkan memiliki tenaga layaknya Thor juga dipermasalahkan dalam serial anime ini. Rajan Zed menyebut ajaran Hindu telah disalahartikan.

"Hindu adalah agama tertua dan terbesar ketiga di dunia dengan sekitar 1,2 miliar penganut dan pemikiran filosofis yang kaya dan tidak boleh dianggap sembrono. Tidak ada keyakinan, lebih besar atau lebih kecil, yang harus disalahgunakan," kata Rajan Zed.

Ini bukan pertama kalinya tokoh Hindu, Rajan Zed mengeluarkan keluhan seperti itu. Rajan Zed sebelumnya juga pernah mengkritik video game berjudul Shin Megami Tensei IV: Final karena menampilkan Krishna, avatar kedelapan Dewa Wisnu, dan video game Smite karena menampilkan Dewi Kali. Dia juga melontarkan kritik terhadap X-Men: Apocalypse.

Netflix menanggapi protes atas anime Record of Ragnarok yang dijadwalkan rilis pada 17 Juni tersebut. Layanan streaming terbesar ini mengatakan yang mereka tampilkan tak bermaksud untuk menyinggung pihak atau sekelompok orang.

"Kami di Netflix menghormati semua agama, komunitas, dan budaya serta tradisi mereka. Kisah-kisah yang ada di layanan kami tidak dimaksudkan untuk tidak menghormati atau menyakiti sentimen komunitas atau kelompok mana pun," ujar Netflix dalam pernyataan resmi mereka.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.