Britney Spears Geram Kehidupan Masa Lalunya Diungkit Dalam Film Dokumenter
Sumber : Istimewa
Galaxy tangkas - Masa kejayaan Britney Spears sudah berlalu. Sang bintang pop yang jadi idola di era 2000-an itu saat ini sedang menjalani hidup yang lumayan sulit.
Kehidupan sang bintang direkam ulang dalam sebuah film dokumenter yang berjudul Framing Britney Spears yang sudah tayang di layanan streaming Hulu pada bulan Februari lalu.
Kehadiran film dokumenter tersebut disambut dnegan kegeraman dari penyanyu Toxic ini. Wanita yang saat ini berusia 39 tahun itu merasa tayangan film dokumenter tersebut membuka sisi kelam dalam hidupnya.
Melalui sebuah postingan di Instagram, Britney Spears mengungkapkan perasaannya mengenai dirinya yang selalu menjadi sorotan dan ditampilkan keliru di depan banyak orang.
"Butuh kekuatan dan kepercayaan yang besar pada semesta dengan sisi rapuh yang anda miliki. Karena aku merasa aku selalu dihakimi, dihina dan dipermalukan. Dan hal tersebut terus berlangsung hingga sekarang," ungkapnya.
Film Framing Britney Spears membuat Britney merasa terpukul. Sumber terdekat penyanyi yang pernah memenangkan piala Grammy ini mengungkapkan, Britney Spears mengkhawatirkan apa yang dialaminya dan ditunjukkan dalam film dokumenter itu akan diketahui oleh anak-anaknya.
"Dia merasa malu dengan film dokumenter itu terutama karena anak-anaknya saat ini berada di usia di mana mereka dapat mengaksesnya dan melihat apa yang telah dialami ibunya," ujar sumber tersebut dilansir dari UsWeekly.
Tiga putranya dari sang mantan suami, Kevin Federline saat ini telah beranjak remaja. Britney Spears mengatakan film dokumenter itu menjadi mimpi buruk bagi hidupnya saat ini.
"Karena dia tidak bisa membayangkan apa yang akan dipikirkan anak-anaknya sekarang, dan itu pasti memicu beberapa emosi dari masa lalunya," kata sumber tersebut menambahkan.
Hingga saat ini, Britney Spears masih memperjuangkan kemandirian hidupnya dari tangan sang ayah, Jamie Spears. Britney Spears berusaha mencabut hukum perwalian atas dirinya dari sang ayah.
Hal ini telah diusahakan oleh Britney secara hukum. Akan tetapi pengadilan selalu menolak upaya Britney.
Hukum dan pengadilan memutuskan hingga kini Britney berada di bawah kontrol sang ayah meski dirinya telah dewasa. Jamie Spears ditunjuk sebagai konservator pada 2008 setelah bintang pop itu dirawat di rumah sakit ketika menjalani perawatan mental. Jodi Montgomery selaku manajer Britney Spears sempat mengambil alih tugas itu sementara akhir tahun lalu ketika Jamie Spears menderita sakit yang parah.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | GalaxyTangkas

Tidak ada komentar