Jurus Bertahan Prawira Bandung Tekuk NSH Mountain Gold

 

Sumber : Istimewa

Prawira Bandung seperti memberi harapan bagi NSH Mountain Gold Timika di awal kuarter. Namun setelahnya, Prawira menjelma jadi tim yang sangat menakutkan. Prawira memenangkan pertandingan melawan NSH dengan skor akhir 75-56, Senin malam, 15 Maret 2021.

NSH sempat unggul 20-14 di kuarter pertama. Mereka terlihat percaya diri setelah kemenangan dari West Bandits Solo, 76-72 di pertandingan sebelumnya. Randika Aprilian sebagai kapten tim bermain kurang baik. Dia hanya mencetak delapan poin. Tapi semua tiba-tiba berubah menjadi petaka bagi NSH ketika Prawira mengubah strategi bertahannya.

"Sebenarnya kami melakukan perubahan cara bertahan. Di kuarter pertama kami pakai man-to-man. Kemudian kami mengubah jadi zone defense di kuarter kedua," ungkap Andre Yuwadi, kepala pelatih Prawira.

Perubahan tersebut dirasakan juga oleh NSH. Tak hanya kesulitan menembus pertahanan lawan, NSH juga tidak mampu mencetak poin lebih banyak dibandingkan di kuarter pertama. NSH bahkan hanya dapat mencetak enam poin di kuarter kedua. Mereka memecahkan rekornya sendiri untuk poin terkecil dalam satu kuarter.

NSH pernah mencetak hanya tujuh poin dalam satu kuarter di laga perdana mereka melawan Indonesia Patriots, 10 Maret lalu. Transisi dari bertahan dan menyerang Prawira juga sangat apik. Ketika mereka memaksa pemain NSH membuat kesalahan, dengan sigap pemain Prawira segera bersiap untuk melancarkan serangan.

"Kuarter kedua kami turun drastis. Kami kesulitan menembus zone defense mereka. Sementara ketika kami salah, mereka sudah siap dengan fastbreak. Oleh karena itu, Prawira bisa mencetak 15 poin dari turnover yang kami lakukan. Setelah tertinggal jauh, kami kesulitan untuk menemukan ritme permainan," ungkap Antonius Ferry Rinaldo, pelatih NSH.

Setelah unggul 39-26 saat akhir kuarter kedua, Prawira melesat meninggalkan NSH. Di kuarter ketiga mereka mencetak 20 poin, dan di kuarter keempat menambahkan 16 poin. Prawira menutup kemenangnanya dengan skor akhir 75-56.

Abraham Damar Grahita mencetak 19 poin untuk Prawira. Sedangkan  M. Reza Fahdani Guntara membuat double-double dengan torehan 11 poin dan 11 rebound. Sementara itu, pemain dengan kontribusi yang besar dalam kemenangan itu ialah Danny Ray. Dia membawa perubahan bagi Prawira, khususnya di kuarter dua dan tiga. Ray mencetak 13 poin dengan memasukkan 3 dari 4 tembakan tripoin . Sebaliknya, di kubu NSH Randika Aprilian berhasil mencetak 18 poin, disusul Ebrahim Enguio Lopes dengan sumbangan 11 poin.

Ini merupakan pertandingan terakhir bagi kedua tim di seri pertama IBL 2021. Pelatih Prawira Andre Yuwadi banyak belajar dari seri pertama ini. Khususnya di pertandingan melawan NSH Senin malam. Menurutnya, pemain Prawira kurang bagus dalam strategi bertahan man-to-man. Padahal dalam beberapa kali uji coba sebelum liga bergulir, mereka bisa menerapkan dengan baik.

"Menurut saya, cara bertahan man-to-man harus kamu diperbaiki. Mereka kurang disiplin dalam menjaga lawan, saat kami memakai strategi tersebut. Padahal kami seharusnya bagus dalam strategi tersebut. Kami punya tiga hari untuk beristirahat sebelum pertandingan seri kedua. Jadi kami akan memperbaiki kekurangan tersebut," terang Andre.

Prawira sekarang membuntuti Satria Muda di peringkat ketiga Divisi Putih. Sementara NSH ada di peringkat lima di divisi yang sama. 

 Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | GalaxyTangkas



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.