Chelsea Ngamuk Usai disingkirkan Barcelona, Hingga Meja Remuk

 

Para pemain Chelsea yang pada saat itu terlihat benar-benar marah atas kejadian ketika melawan Barcelona. Sumber foto: dailymail.co.uk



Chelsea ngamuk usai disingkirkan Barcelona di Liga Champions 2009. John Obi Mikel yang saat itu mengungkapkan, ruang ganti Chelsea benar-benar kacau balau usai laga yang terbilang kontroversial itu.


Peristiwa itu karena terjadi setelah Chelsea hanya bermain imbangi dengan Barca 1-1 di kandang sendiri di Stamford Bridge. The Blues yang saat itu unggul lebih dulu berkat tendangan Michael Essien tapi kemenangan yang sudah ada di depan mata itu tiba-tiba hilang, karena gelandang tengah Barcelona pada waktu itu Andres Iniesta berhasil menciptakan gol penyama di babak injury time.


Chelsea yang akhirnya terdepak karena mereka kalah dalam hal jumlah produktivitas gol tandang usai hasil 0-0 di Camp Nou.


Akan tetapi, hasil pertandingan ini kurang begitu menunjukkan situasi di saat itu di atas lapangan. Pemain-pemain Chelsea yang saat itu kehilangan ketenangan karena hasil dari kepemimpinan wasit asal Norwegia, Tom Henning Ovrebo, yang saat itu tidak memberikan empat penalti pada pertandingan tersebut.


Striker Chelsea saat itu Didier Drogba yang benar-benar marah-marah saat itu, yang dilakukannya dalam sesi wawancara usai pertandingan pertandingan tersebut. Ovrebo sendiri yang kemudian mengakui bahwa dirinya saat itu telah membuat banyak kesalahan di dalam pertandingan tersebut.


Obi Mikel hanya yang pada waktu hanya bisa melihat dari bangku cadangan ketika Chelsea disingkirkan oleh Barcelona. Gelandang asal Nigeria itu bahkan sampai menggambarkan bagaimana kericuhan yang tengah terjadi di ruang ganti Chelsea.


"Saat itu memang benar-benar kacau di lorong pemain dan ruang ganti setelahnya," kenang Obi Mikel kepada the Athletic, yang dilansir Daily Mail. "Botol-botol dan benda-benda melayang di mana-mana di lorong dan ruang ganti pemain. Meja-meja bahkan sampai remuk. Semua orang bahkan berteriak dan menjerit meluapkan kekesalannya."


"Orang bisa saja bilang bahwa itu adalah hal yang wajar setelah tim Chelsea yang saat itu kalah!"


"Aku juga tidak tahu kalau sekarang tapi kekalahan saat itu memang saat itu sama sekali tidak bisa diterima... namun, saat itu adalah sungguh sebuah malam yang sangat gila. Drogba yang benar-benar terlihat emosional di atas lapangan dan kemudian terbawa dari sana," ungkap pemain yang saat kini membela Stoke City itu.


 Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | GalaxyTangkas



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.